Masyarakat Nias Se Riau Rayakan Natal Raya

Masyarakat Nias di 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau melaksanakan perayaan natal raya, di Aula Hotel Arya Duta, Pekanbaru, Minggu (20/12/2014).

Dalam kegiatan itu, hadir Menkum dan Ham Yasona Hamonangan Laoli, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Riau Pewakilan Bupati dari Pulau Nias, PLT Gubri dan Kapolda Riau, Bupati Nias Utara serta unsur penjabat lain Provinsi Riau.

Puluhan ribu, perwakilan penetua, tokoh masyarakat Nias yang sudah berdomisili di 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau hadir dalam perayaan natal raya tersebut.

Sebelum kebakhtian natal dilakukan, diawali dengan Fanari Baluse (Tari Perisai Nias) dan penyerahan sirih tandanya memberi penghormatan kepada para tamu agung.

Selanjutnya perlombaan tari menari nias antar kabupaten/kota yang hadir dengan thema tari menari rohani dengan tujuan pada perayaan natal raya masyarakat Nias Riau tercapainya kesuksesan untuk bersama-sama membagun Riau kedepan.

“ Natal raya masyarakat Nias Se-Provinsi Riau juga sebagai catatan sejarah Natal Perdana yang terbesar selama masyarakat nias berada diberbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau,” sebut Ketua Panitia Leo Lase.

Khotbah yang disampaikan Pdt Y. Zegas yang di datang dari Pulau Nias mengambil tema “Sambutlah Yesus Dia Raja Sudah datang pada kita, datanglah dan sujud sembah dia maka kamu akan diampuni”

Sehingga khotbah tersebut sangat membuka hati nurani para undangan dan peserta natal yang hadir yang sesekali diiringi kidung “Malam Kudus, Sunyi Senyap” lampu di tempat acara dimatikan sejenak, guna mengenang kelahiran Yesus Kristus sang penebus dosa.

Momentum BBGRM, Bangkitkan Semangat Goro Menuju Masyarakat Mandiri

Momentum pencanangan Bulang Bakti Gotong Royong masyarakat (BBGRM) ke XI sekaligus peringatan Hari Gerak PKK ke 42 tingkat Kabupaten Rokan Hulu di Desa Pasir Agung Kecamatan Bangun Purba, hendaknya dapat membangkit dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai jati diri leluhur daerah ini.

Untuk mewujudkan masyarakat berintegritas dan mandiri dalam pelaksanaan pembangunan, Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati Rohul Achmad, Selasa (4/11/2014), usai membuka pencanangan (BBGRM) ke XI sekaligus Peringatan Hari Gerak PKK ke 42 di Desa Pasir Agung.

Pada kesempatan itu, turut dihadiri Forkopimda, Wakil Bupati Rohul, Sekda Rohul, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul, Ketua GOW Rohul, Ketua Darmawanita Persatuan Rohul, para Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Camat di lingkungan Pemkab Rohul, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se Rohul, para kepala desa se Kecamatan Bangun Purba, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Ulama sertempat serta penerima pemenang lomba kegiatan BBGRM di Rohul dan lainnya.

“ Pada prinsipnya, kegiatan ini dapat mengembalikan jati diri bangsa Indonesia yakni gotong royong, sifat goro ini sangat mulia, bekerja bersama-sama, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, saling bahu-membahu dalam kehidupan bersama, konsep itu patut dipelihara dan dijaga. Karena dengan sifat goro akan menjadi kekuatan dasar bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati dua periode itu menyebutkan, mulai hari ini dengan pencanangan program ini apapaun aktifitas masyarakat disini hendaknya dilaksanakan dengan semangat goro. Sehingga momentum acara ini, benar-benar mengembalikan semangat goro, ibarat membangkitkan batang terendam. Karena hikmah ini menjadi kehidupan sosial masyarakat Rohul khususnya di Pasir Agung.

Semangat Goro yang diharapkan dari masyarakat, lanjutnya, menyangkut perbaikan fasiltias umum dan fasilitas sosial, pembersihan pemakaman, rumah ibadah dan sekolah. ” Minimal dalam satu minggu, pilih satu hari, katakan Jumat Bersih. Jadi setiap jumat mereka goro melakukan bersih bersih Sehingga desa-desa di Rohul ini tetap asri, nyaman dan sehat. Tentu dari goro ini akan terbentuknya ikatan emasional masyarakat, persatuan-kesatuan,” katanya.

Kegiatan goro, jelas Achmad akan terbinanya rasa senasib sepenanggungan, rasa persaudaraan dan kekeluargaan dan lebih dari itu memupuk kepedulian masyarakat terhada satu sama dengan lainnya. Sehingga akan menghilangkan sifat induvidu, egois dan lainnya, dinilai dapat merugikan diri sendiri.

” Saya minta tokoh masyarakat, kades atau lurah di Rohul dapat memotori semangat goro di daerahnya. Karena akan meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan melalui goro serta upaya pemberdayaan masyarakat, agar mamu dan mandiri dari segala aspek kehidupan menuju keluarga yang sejahtera,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Budhia Kasino menyebutkan, kegiatan BBGRM telah dilaksanakan sejak tahun 2005 hingga saat ini dengan tujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan serta menghidupkan kembali semangat goro.

Dikatakannya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam pencanangan BBGRM dan Hari Gerak PKK dari badan, dinas, kantor di lingkungan Pemkab Rohul serta Tim Penggerak PKK dan GOW Rohul seperti pengobatan gratis, pelayanan KB, perekaman e-KTP. Selain itu, penyerahan bantuan sembako untuk kaum dhuafa, bantuan peralatan sekolah untuk anak miskin, penyerahan buku nikah gratis, bibit tanaman pelindung dan penyerahan piagam penghargaan pemenang lomba.

Saat itu, Bupati Rohul beserta rombongan meninjau pengobatan gratis, pelayanan KB, pelayanan E-KTP yang dipusatkan di SDN 006 Pasir Agung Kecamatan Bangun Purba.