Ketua KPUD Rohul Akan Sampaikan Aspirasi Masyarakat Lima Desa ke KPU-RI

Hasil pertemuan perwakilan masyarakat lima desa, yakni Desa Tanah Datar, Rimbo Jaya, Intan Jaya, Rimbo Makmur dan Desa Muara Intan, di Kecamatan Pagarantapah Darussalam dan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (2/9) dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rohul, aspirasi masa akan disampaikan ke KPU-RI.

Menurut Fahrizal, masyarakat lima desa itu, di waktu Pemilihan Presiden Republik Indonesia (Pilpres) dan Pemilihan Calon Legislatif (Pileg), tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Rohul. “Kita hanya mendata pemilih, sedangkan untuk mendata penduduk itu wewenang pihak Pemkab Rohul,” terusnya.

Saat ditanya apakah yang akan dilakukan untuk menampung aspirasi masyarakat lima desa tersebut akan diupayakan dan diperjuangkan supaya bisa masuk Rohul pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 mendatang.

Kemudian dikatakan, Koordinator Lapangan (Korlap), Usep, menuntut pihak KPUD Rohul, supaya memiliki hak untuk memilih Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Rohul pada Pilkada Rohul 9 Desember 2015 mendatang. ” Seba kami memiliki KK dan KTP Rohul, jadi kami ingin memilih di Rohul,” tukasnya.

Kapolres Rohul Dinilai Arif dan Bijaksana Mediasi Persoalan Wartawan Dengan KPUD

Sejumah wartawan menilai Kapolres Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, arif dan bijaksana, sebab dirinya siap menjadi mediator terkait pelarangan peliputan sewaktu penetapan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Rohul lalu.

Perwakilan media cetak, eletronik dan online ini dikoordinatori, Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Riyan Alfiyan, Ketua KWRI Mansyur Hasibuan dan Ketua Himpunan Wartawan Rokan Hulu (HWR) Hotman Tobing, Ketua Gabuangan Wartawan Indonesia (GWI) Rohul, Fahrin W, tampak juga Armen Nasution, Sudirman Lubis, Guntur Siregar, Mawardi Surbakti dan wartawan lainnya langsung berdiskusi dengan Kapolres Rohul, Selasa (1/9).

Kapolres Rohul menyarankan kepada para awak media supaya secara bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 mendatang. “Terkait persoalan pelarangan wartawan meliput pada kegiatan penetapan nomor urut Cabup-Cawabup Rohul akan dilakukan upaya mediasi, sehingga suasana pemlihan nanti bisa berjalan kondusif,” tuturnya.

Terang, Kapolres, persoalan yang besar harus dibuat kecil, persoalan yang kecil dihilang, supaya bisa damai saling bergandengan tangan, menciptakan Rohul yang aman dan sejahtera. “Ini perlu dukungan dari berbagai stakhe holder sehingga apapun persoalan di Rohul itu bisa ditanggulangi dengan sebaik mungkin,” ujarnya lagi.

Di tempat yang sama, Ketua AWI Rohul Riyan Alfiyan, langakah ini kita lakukan dengan memberikan laporan resmi kepada Kapolres Rohul sebagai bukti dan komitmen kita mendukung keterbukaan informasi publik dan transparansi. “Kita puji langkah yang dilakukan Kapolres Rohul, kita tidak ingin gara-gara ini Pilkada terhambat, kitan Pilkada kali sukses, apalagi pak Kapolres berjanji akan mempertemukan kita dengan Ketua KPUD Rohul Fahrizal,” terangnya.

Dijelaskannya, dirinya menilai kalau tindakan Kapolres Rohul sangat arif dan bijaksana. “Kita bangga dengan Polisi Rohul, semoga kebersamaan dan pemerataan tercipta di Negeri Seribu Suluk ini, jangan ada yang anak tiri-anak kandung, sebab semua wartawan sama di mata undang-undang, mari kita sebagai insan pers memberikan kontribusi positif terhadap kebaiakan Rohul, khususnya pada prosesi Pilkada Rohul,” pungkas Riyan Alfiyan.