Kesbangpol Rohul Diminta Lebih Selektif Dalam Menerbitkan SKT

Dewan pembina Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat (DPC-LSM) Penjara Rokan Hulu (Rohul) meminta pihak Pesbangpol Rohul agar lebih selektif dalam menerbitkan Surat Keterangann Terdaftar (SKT) bagi LSM, Ormas dan Organisasi Kepemudaan (OKP) harus prosedural dan sesuai dengan peraturan dan undang-undang.

Sekretaris DPC LSM Penjara Mintareja berharap agar pihak Kesbangpol Rohul lebih tegas dan berani menertibkan beberapa LSM yang tidak memiliki legalitas yang syah dan berbadan hukum beliau sangat menyayangkan banyak oknum mengaku-ngaku LSM hanya untuk menakut-inakuti bahkan sampai melakukan pemerasan. “Karna saat ini sangat mudah untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA),” sebutnya Sabtu, (16/5).

Di tempat terpisah Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Pejuang (LAKP) 45 Riyan Alfian ketika ditemui sejumlah awak media terkait maraknya beredar KTA yang di duga palsu.

Alfian meminta agar Kaban Kesbangpol Rohul bekerja dengan profesional sesuai dengan tugas dan fungsinya, untuk segera mendata dan menyampaikan kepublik serta memberi sangsi administrasi seuai dengan UU pasal 6 huruf D berupa pencabutan SKT bagi LSM, Ormas dan OKP yang dinilai tidak jelas.

Lebih lanjut Alfian juga meminta hendaknya Kaban Kesbangpol juga bisa lebih sering mengadakan coffe morning atau silaturahmi antar LSM, OKP dan Ormas agar terjalin hubungan baik dan lebih harmonis antar sesama lembaga yang ada di Rohul demi terwujudnya visi dan misi serta gerakan bersatu dalam memajukan negeri seribu suluk yang lebih baik.

“Bukan malah sebaliknya muncul konflik dan perpecahan untuk mencari cari kesalahan dan kelemahan lain pihak,” pungkasnya.