Para Aktivis Sumut Sesalkan Penangkapan Lima Anggota LSM di Agam-Sumbar

Sejumlah aktivis di Sumatera Utara (Sumut) sangat menyesalkan atas penangkapan lima anggota Lsm dan wartawan di Aula Kanwil di Kecamatan IV Angkek Kabupaten AgamRabu (22/4) sekitar pukul 11.00 Wib. Penangkapan itu, langsung dilakukan Kapolsek IV Angkek Canduang IPTU Roni AZ bersama empat anggotanya

Hal ini disampaikan sejumlah aktivis Sumut Selasa (28/4) di Sibuhuan, aktivis terdiri dari LBH Satgas Mapia Hukum, Ahmad Gojali Nasution, LSM Suara Hukum Indonesia Syamsuddin Sianturi, Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi, Julpan Nawawi Lbs, Kabiro LSM Bongkar Kasus, Nafsan Nst, Pemantau Kasus, Mora Nauli Hsb, Lsm-Perwammi, Iwan Lubis, Kabiro dan LSM Bidik Indomesia, Effendi Pohan

Lanjut mereka, Aktivis Sumut, memintak agar pihak Kepolisian Republik Indonesia, meninjau ulang permasalahan ini dengan jeli, apa sebenar permasalahan oknum kepsek (pelapor) yang melaporkan lima anggota LSM, kenapa oknum kepsek memberikan uang untuk lima anggota LSM itu.

”Kemudian menuduhnya pemerasan, sementara lima anggota LSM itu, tidak mempunyai hak ketetapan apapun tentang sekolah, baik tentang keuangan sekolah ataupun yang lain,” sebut mereka.

Mereka menyarankan kepada pihak penegak hukum jangan mau diperalat koruptor, Untuk itu aktivis Provinsi Sumut meminta kepada aktivis-aktivis di Kabupaten Agam dan Sumatera Barat agar memberi dukungan kepada lima anggota LSM yang tertangkap serta menelusuri jejak langkah pelapornya.

Tambah mereka, Aktivis Sumut agar lima anggota LSM yang tertangkap agar tabah atas musibah itu dan tetap semangat dan tegar sebagai anak bangsa yang berpropesi Lsm/Wartawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *