The Reds Takluk Lagi 1-3 Dari WHU

LIVERPOOL memiliki Slogannya You’ll Never Walk Alone (Kamu Tidak Pernah Berjalan Sendiri) dengan Julukan The Reds, kembali menelan kekalahan dari West Ham United di liga primer inggris.

Dalam pertandingan pekan kelima Minggu dini hari WIB (21/9/2014), skuat asuhan Brendan Rodgers tumbang 1-3 di kandang West Ham United.

Bertanding di Stadion Boleyn Ground, London, di bawah kepemimpinan wasit Craig Pawson, Liverpool langsung tertinggal 0-2 dalam 7 menit pertama, mengundang pertanyaan besar tentang kekuatan lini belakangnya.

Gol bermula dari tendangan bebas mantan pemain Liverpool dibuang ke West Ham, Stewart Downing, bola mengarah ke James Tomkins dan akhirnya diselesaikan Reid.

Hanya 5 menit berselang, Diafra Sakho menggandakan keunggulan West Ham. Mendapat umpan dari Mark Noble, penyerang asal Senegal itu terlalu bebas dalam pengawalan Alberto Moreno sehingga bisa melepas bola lambung melewati kepala kiper Simon Mignolet Skor 2-0.

Liverpool mencoba bangkit, namun upaya Mario Balotelli menemui kegagalan, kemudian Raheem Sterling melepaskan bidikan keras dari dalam kotak penalti pada menit ke-26 untuk memperkecil defisit gol menjadi 2-1.

Tapi sayangnya the reds malah kembali kebobolan di pengujung pertandingan, tepatnya menit ke-88, ketika gelandang pengganti Morgan Amalfitano mencetak gol ketiga untuk tuan rumah.

Downing, kembali harus disebutkan, bek Liverpool Mamadou Sakho tidak tepat melakukan sundulan dan bola jatuh ke kaki Downing, segera melepas umpan terobosan ke Amalfitano Skor akhir 3-1 untuk West Ham.

Bermain Garang, Arema Minati Sinaga

Permainan yang cukup apik dan agresif dari seorang Ferdinand Sinaga di ajang Asian Games, membuat Manajemen Arema Cronus kepincut untuk merekrut pemain kelahirang Bengkulu itu.

Pada laga perdana Timnas U-23 melawan Timor Leste, Ferdinand Alfred Sinaga berhasil mencetak empat gol, dari tujuh gol yang bersarang di gawang Timor Leste, Senin (15/9) lalu, bahkan pada laga kedua saat Timnas U-23 menghadapi Maladewa, Kamis (18/9), “Si Dragon” julukan Ferdinand berhasil mencetak dua gol dari empat gol yang tercipta.

“Kalau musim depan Arema berjodoh dengan Ferdinand, tentu Manajemen Arema akan merekrutnya. Permainannya sangat agresif, sepertinya cocok jika bergabung dengan Arema,” ungkap Sudarmaji, Media Officer Arema Cronus.

“Ferdinand mulai moncer saat bermain di Persiwa Wamena, kebetulan waktu itu Pak Suharno menjadi pelatihnya, sehingga dipastikan masih ada hubungan emosional yang bagus diantara mereka,” tambahnya.

Untuk menggaet Ferdinand Sinaga dimusim depan, sepertinya Manajemen Arema Cronus harus berjuang ekstra keras, karena pemain 25 tahun itu masih memperkuat Persib Bandung, yang tak lain adalah rival Arema Cronus.

Arema Cronus Bahas Ujicoba Dengan Persebaya

Arema Cronus dikabarkan akan menggelar ujicoba dengan Persebaya Surabaya, pada jeda kompetisi menjelang babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL), bahkan rencana itu tidak hanya menjadi wacana saja, karena Jumat (19/9) siang jajaran manajemen menggelar rapat untuk membahas ujicoba tersebut.

“Manajemen telah melakukan pertemuan dengan tim pelatih, untuk menggelar ujicoba lawan Persebaya sambil menyesuaikan jadwal 8 besar. Semoga jadwalnya bisa ketemu dengan Persebaya,” ungkap General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo, Jumat (19/9).

Pria yang juga pengusaha travel itu mengungkapkan, rencana ujicoba dengan tim berjuluk Bajul Ijo terjadi ketika dirinya bertemu dengan pelatih Persebaya Rahmad Dharmawan dalam Manager Meeting di Jakarta 8 September lalu.

“Sebenarnya rencana itu (ujicoba) saya sampaikan secara informal, waktu saya bertemu dengan mas RD di Jakarta saat manager meeting tanggal 8 kemarin. Beliau cerita ada rencana TC di Batu, ya saya bilang bagaimana kalau uji coba sekalian aja dengan Arema,” jelasnya.

Menjelang babak delapan besar, Arema akan menggelar TC di Batu, kebetulan Persebaya juga akan menggelar TC di Bali pada 29 September hingga 1 Oktober mendatang.

“Segala kemungkinan bisa terjadi termasuk ujicoba Arema dengan Persebaya,” pungkasnya.

Pemkab Malang Lakukan Langkah Antisipasi Penyebaran Virus Ebola

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Kementrian Agama dan Kementrian Kesehatan Kabupaten Malang, melakukan langkah antisipasi penyebaran virus Ebola, khususnya bagi calon jamaah haji dan umroh, yang akan berangkat ke tanah suci.

Menurut Rendra Kresna, Bupati Malang, saat ini Kementrian Agama Kabupaten Malang gencar melakukan pembekalan, bahkan para calon jamaah haji dan umroh juga akan diberikan vaksin meningitis, sebelum mereka berangkat ke Arab Saudi pertengahan September mendatang.

“Saat ini Kementrian Agama dan Kementrian Kesehatan Kabupaten Malang gencar melakukan pembekalan pemahaman Ebola, mereka juga akan diberi vaksin meningitis,” ungkap Rendra Kresna saat diwawancarai, Kamis(21/08/2014).

Pemberian vaksin meningitis dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, agar mereka tidak sampai tertular virus mematikan tersebut.

Rendra Kresna menambahkan, penyebaran virus Ebola tersebut, tergantung bagaimana kesiapan Pemerintah Arab Saudi, untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi jamaah yang datang ke Arab Saudi.

“Ya kan penyebaran Ebola tergantung bagaimana kesiapan Pemerintah Arab Saudi, untuk memberikan keamanan dan kenyamanan terhadap jamaah yang datang,” sambungnya.

Bustomi Dipastikan Absen Lawan Barito

Meski Bustomi sempat menjalani terapi disebuah klinik Sport Fisioterapi di Surabaya, akan tetapi tim pelatih Arema Cronus harus kembali bersabar, untuk menunggu pulihnya cidera otot ligamen dari pemain andalannya di lini tengah itu.

Peluang Bustomi untuk main pada laga away melawan Barito Putera sangat kecil, karena hingga sesi latihan Arema Senin kemarin, pemain asli Karangploso Kabupaten Malang itu masih belum tampak menjalani latihan bersama pemain lainnya.

Dokter Tim Arema Cronus, Indrawan Dwantoro mengaku tidak berani memberikan garansi, terkait tampilnya Bustomi saat melawan Barito Putera.

“Kemungkinan Bustomi baru bisa mengikuti latihan pada pertengahan minggu ini, tapi itupun masih harus melihat perkembangan lebih lanjut lagi,” ungkap dokter alumnus Unmuh Malang itu.

Dengan absennya Bustomi selama sebulan ini, diharapkan pemain bernomor punggung 19 itu segera pulih, karena sampai saat ini sudah ada perkembangan positif setelah menjalani terapi.

“Kalau untuk latihan ringan kemungkinan sudah bisa, tapi untuk dimainkan lawan Barito sepertinya belum kuat otot ligamennya (Bustomi),” tambahnya.

Dengan absennya Bustomi, maka tim pelatih Arema harus mempersiapkan Hendro Siswanto, I Gede Sukadana atau Juan Revi yang bisa dimainkan di posisi defensive miedfielder.