Banjir di Malaysia Paksa 100.000 Orang Mengungsi

Sejumlah regu penyelamat berjuang mendatangkan makanan dan pasokan lainnya ke kawasan timur laut Malaysia yang terendam banjir, pada Sabtu (27/12/2014).

Sedikitnya lima orang tewas dan lebih dari 100.000 lainnya mengungsi akibat bencana tersebut.

Dari pantauan koresponden BBC di Kuala Lumpur, Jennifer Pak, banjir melanda beberapa daerah di Negara Bagian Kelantan, dekat perbatasan Malaysia-Thailand.

Parahnya banjir itu, jalan-jalan ke sana tidak bisa dilalui truk dan mobil sehingga satu-satunya moda transportasi ialah helikopter.

Salah satu kota yang paling parah terendam banjir ialah Kota Bharu. Tinggi air di sana mencapai atap-atap rumah.

Kondisi itu menyulitkan regu-regu penyelamat yang hendak mengantarkan bantuan makanan dan pasokan lainnya ke berbagai tempat pengungsian.

“Saya akui situasi ini menantang bagi regu penyelamat dan kami berupaya sebaik mungkin untuk memastikan makanan sampai kepada para korban,” kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin kepada harian the Star.

Di tengah bencana tersebut, foto-foto Perdana Menteri Najib Razak yang tengah bermain golf bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Hawaii muncul di media massa Malaysia.

Meski Najib disebut-sebut mempersingkat kunjungannya ke Hawaii dan akan mengunjungi Negara Bagian Kelantan, Sabtu (27/12/2014), sejumlah warga Malaysia telanjur marah.

“Saya berang dengan mereka (pemerintah). Kami tidak peduli dengan politik mereka. Kami hanya ingin pemerintah melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan dan menolong kami,” kata Farhana Suhada, salah seorang warga yang memadati tempat pengungsian di luar Kota Bharu, kepada kantor berita AFP.

Sembari mendekap bayinya yang berusia enam bulan, perempuan berusia 28 tahun itu mengaku kesulitan makanan.

“Untuk sarapan, saya hanya punya tiga biskuit dan teh. Air tidak cukup dan tiada makanan untuk bayi saya,” ujar Farhana.

Dia terpaksa meninggalkan rumahnya empat hari lalu setelah air meningkat hingga nyaris mencapai lehernya.

“Saya kehilangan segalanya. Rumah saya, mobil, dan motor rusak parah,” katanya di antara 200 orang yang memadati sekolah dua tingkat yang menjadi tempat pengungsian.

Farhana tidak sendirian. Diperkirakan lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka akibat banjir di kawasan timur laut Malaysia.

Jumlah itu ditengarai akan membengkak mengingat hujan akan terus mengguyur Negara Bagian Kelantan, Terengganu, dan Pahang dalam beberapa hari mendatang.

Misa Natal Malam, Paus Fransiskus Berpesan Dunia Butuh Kelembutan

Paus Fransiskus meminta setiap orang untuk memperluas empati terhadap keluarga dan teman yang memiliki masalah. Dalam misa tengah malam yang diselenggarakan di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pemimpin tertinggi umat Katolik ini juga mengatakan, dunia “membutuhkan kelembutan” dan kehangatan.

“Apakah kita memiliki keberanian untuk menyambut dengan kelembutan dari masalah dan kesulitan yang dimiliki orang yang dekat dengan kita?” ucap Paus Fransiskus dalam misa yang dihadiri lebih dari 5.000 umat Katolik, seperti dikutip dari AFP.

“Atau apakah kita lebih memilih solusi dengan ketidakpedulian, yang mungkin efektif, tetapi tidak memiliki kehangatan Injil. Betapa dunia membutuhkan kelembutan hari ini,” ucapnya.

Paus asal Argentina ini mengenakan jubah putih berpadu hiasan berwarna emas saat memimpin misa tengah malam. Saat itu, Paus juga diapit oleh sejumlah kardinal yang melantunkan kidung Kalenda, nyanyian-nyanyian Gregorian tentang kelahiran Yesus Kristus.

Beberapa jam sebelum misa tengah malam, Paus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio ini sempat berbicara via telepon dengan pengungsi di Irak, yang menjadi korban pengusiran oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia meyakinkan umat Nasrani yang berada di wilayah konflik di Timur Tengah bahwa mereka selalu berada di hati dan pikiran Paus selama Natal tahun ini.

“Saudaraku, saya dekat dengan kalian. Sangat dekat di hati saya,” kata Paus, seperti diucapkan salah seorang pengungsi kepada kantor berita Italia, AGI.

“Anak-anak yang tak bersalah, anak-anak yang tewas, anak-anak yang dieksploitasi… Saya juga memikirkan tentang kakek-kakek, tentang orang jompo yang menjalani hidup mereka dan sekarang harus menanggung beban berat ini,” tutur Paus.

Pada hari Senin kemarin, Paus juga telah mengirim surat panjang yang berisi dukungan kepada umat Nasrani di kawasan Timur Tengah. Dalam suratnya, Paus mendesak umat Nasrani untuk bertahan meskipun menghadapi keadaan sulit.

Dalam surat itu, Paus pertama dari ordo Jesuit ini juga menyebut ISIS sebagai “organisasi teroris dengan kekuatan yang tidak pernah bisa dipikirkan sebelumnya, melakukan sejumlah jenis pelanggaran… dan menyerang beberapa dari kalian (umat Nasrani) yang secara brutal telah diburu di tanah kalian, tempat di mana orang Kristen sudah berada sejak masa kerasulan”.

Banjir Bandung Semakin Parah

Genangan banjir di kawasan Baleendah dan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung terus meninggi menyusul hujan deras yang turun di kawasan hulu Sungai Citarum pada Minggu malam.

“Ya ada kenaikan lagi permukaan air, termasuk di jalan raya. Jalur Karees juga sudah tergenang banjir, sehingga dua jalur jalan ke Bandung tergenang, meski jalur Bojongsoang masih bisa dilintasi,” kata Perwira Polsek Baleendah, Iptu Martono di Bandung, Senin (22/12).

Sementara itu suasana di lokasi banjir Baleendah masih seperti hari-hari sebelumnya. Sebagian warga yang belum mengungsi memilih bergerombol di pinggir jalan depan ruko-ruko yang hampir tergenang.

Mereka memilih bergerombol di lokasi yang belum tergenang banjir. Beberapa warga mendatangi Posko Kesehatan untuk memeriksakan kesehatan mereka.

Sementara itu perahu karet menjadi alat transportasi penting bagi warga korban banjir di Baleendah untuk mencapai rumahnya. Namun sebagian menerobos genangan banjir dengan berjalan kaki meski harus berbasah-basahan.

“Saya harus ke rumah mengambil peralatan anak untuk dibawa ke lokasi penampungan,” kata Farida yang nekad menerobos banjir ke rumahnya yang tergenang air setinggi semeter di Baleendah.

Sementara itu kemacetan terjadi di jalur Baleendah akibat terputusnya jalan Baleendah – Dayeuhkolot. Arus lalu lintas terkonsentrasi di jalur Baleendah – Bojongsoang yang juga sudah tergenang banjir.

Selain itu arus lalu lintas juga dialirkan menggunakan lalu lintas dari Baleendah – Kulalalet – Rancamanyar – Cibaduyut. Sedangkan dari arah Majalaya, arus lalu lintas diarahkan menggunakan jalan Majalaya – Rancaekek dan Majalaya – Gedebage.

Sementara itu sejumlah jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Citarum juga menjadi alternatif penyeberangan bagi para pengguna sepeda motor yang menghindari kemacetan di kawasan Baleendah.

Para pekerja pabrik di kawasan Palasari Dayeuhkolot juga banyak yang terjebak banjir, sehingga mereka harus turun dari bus angkutan yang terjebak banjir dan berjalan kaki menuju pabriknya.

Masyarakat Nias Se Riau Rayakan Natal Raya

Masyarakat Nias di 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau melaksanakan perayaan natal raya, di Aula Hotel Arya Duta, Pekanbaru, Minggu (20/12/2014).

Dalam kegiatan itu, hadir Menkum dan Ham Yasona Hamonangan Laoli, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi Riau Pewakilan Bupati dari Pulau Nias, PLT Gubri dan Kapolda Riau, Bupati Nias Utara serta unsur penjabat lain Provinsi Riau.

Puluhan ribu, perwakilan penetua, tokoh masyarakat Nias yang sudah berdomisili di 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau hadir dalam perayaan natal raya tersebut.

Sebelum kebakhtian natal dilakukan, diawali dengan Fanari Baluse (Tari Perisai Nias) dan penyerahan sirih tandanya memberi penghormatan kepada para tamu agung.

Selanjutnya perlombaan tari menari nias antar kabupaten/kota yang hadir dengan thema tari menari rohani dengan tujuan pada perayaan natal raya masyarakat Nias Riau tercapainya kesuksesan untuk bersama-sama membagun Riau kedepan.

“ Natal raya masyarakat Nias Se-Provinsi Riau juga sebagai catatan sejarah Natal Perdana yang terbesar selama masyarakat nias berada diberbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau,” sebut Ketua Panitia Leo Lase.

Khotbah yang disampaikan Pdt Y. Zegas yang di datang dari Pulau Nias mengambil tema “Sambutlah Yesus Dia Raja Sudah datang pada kita, datanglah dan sujud sembah dia maka kamu akan diampuni”

Sehingga khotbah tersebut sangat membuka hati nurani para undangan dan peserta natal yang hadir yang sesekali diiringi kidung “Malam Kudus, Sunyi Senyap” lampu di tempat acara dimatikan sejenak, guna mengenang kelahiran Yesus Kristus sang penebus dosa.

Barcelona Menggila Kandaskan Cordoba 5-0

Laga antara Barcelona kontra Cordoba, di Estadio Camp Nou, Sabtu (20/12/2014) Barcelona memang benar-benar menggila, baru menit 2 permainan berjalan assist Ivan Rakitic dikonversi menjadi gol oleh Pedro.

Pedro Rodriguez memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan Rakitic, penyerang Spanyol itu melepaskan bola ke sudut gawang, tuan rumah memimpin.

Selanjutnya pada menit 53 Suarez berhasil menambah angka bagi Barcelona hasil umpan Pedro berhasil diselesaikan dengan sempurna.

Usai rehat, tuan rumah lebih dominant mengusai bola, hasilnya di menit 80 Pique menambah keunggulan bagi Barcelona. Sepakan bebas Xavi, berhasil diteruskannya dengan sundulan ke sudut gawang.

Kali ini giliran pemain nasional Argentina, di menit 82 Messi akhirnya menyarangkan si kulit bundar ke gawang Carlos. Tuan rumah unggul 4-0.

Dibabak pertambahan waktu, 91 Lionel Messi membuktikan ketajamannya, Messi membukukan gol keduanya di pertandingan ini.

Tuan rumah mampu menambah empat gol di babak kedua untuk meremukkan perlawanan terhadap Cordoba