Kesbangpol Rohul Diminta Lebih Selektif Dalam Menerbitkan SKT

Dewan pembina Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat (DPC-LSM) Penjara Rokan Hulu (Rohul) meminta pihak Pesbangpol Rohul agar lebih selektif dalam menerbitkan Surat Keterangann Terdaftar (SKT) bagi LSM, Ormas dan Organisasi Kepemudaan (OKP) harus prosedural dan sesuai dengan peraturan dan undang-undang.

Sekretaris DPC LSM Penjara Mintareja berharap agar pihak Kesbangpol Rohul lebih tegas dan berani menertibkan beberapa LSM yang tidak memiliki legalitas yang syah dan berbadan hukum beliau sangat menyayangkan banyak oknum mengaku-ngaku LSM hanya untuk menakut-inakuti bahkan sampai melakukan pemerasan. “Karna saat ini sangat mudah untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA),” sebutnya Sabtu, (16/5).

Di tempat terpisah Ketua DPC Laskar Anti Korupsi Pejuang (LAKP) 45 Riyan Alfian ketika ditemui sejumlah awak media terkait maraknya beredar KTA yang di duga palsu.

Alfian meminta agar Kaban Kesbangpol Rohul bekerja dengan profesional sesuai dengan tugas dan fungsinya, untuk segera mendata dan menyampaikan kepublik serta memberi sangsi administrasi seuai dengan UU pasal 6 huruf D berupa pencabutan SKT bagi LSM, Ormas dan OKP yang dinilai tidak jelas.

Lebih lanjut Alfian juga meminta hendaknya Kaban Kesbangpol juga bisa lebih sering mengadakan coffe morning atau silaturahmi antar LSM, OKP dan Ormas agar terjalin hubungan baik dan lebih harmonis antar sesama lembaga yang ada di Rohul demi terwujudnya visi dan misi serta gerakan bersatu dalam memajukan negeri seribu suluk yang lebih baik.

“Bukan malah sebaliknya muncul konflik dan perpecahan untuk mencari cari kesalahan dan kelemahan lain pihak,” pungkasnya.

Banyak Balon Bupati dan Wakil Bupati Rohul Terdektesi ‘ISIS’

Banyak Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) yang akan berperang pada Pilkada Rohul 9 Desember 2015 mendatang terdeteksi dan terkesan Ikut Sana Ikut Sini (ISIS).

Hal ini disampaikan, Masyarakat Rohul H. Syarkawai, SE, di Pasir Pangaraian, Kamis Rabu (13/5), katanya, sejumlah Balon baik untuk Balon Bupati dan Wakil Bupati di Rohul daftar sana daftar sini, tapi tidak jelas komitmennya terhadap partai tersebut.

“Terlihat para balon tersebut baik melalui kuasa hukumnya, ketika mendaftar seperti terburu-buru, tanpa ada basa-basi kepada masyarakat yang secara kebetulan duduk di situ,” sebut Syarkawi.

Seharusnya ketika balon mendaftar di partai tertentu tidak seperti sembunyi-sembunyi tapi ada pengerahanan massa, sehingga terlihat serius dan semarak. “Ini semua partai di daftar itu, ketika mendaftar seperti dikejar-kejar dan terkesan terburu-buru,” ungkapnya.

Tambah Syarkawi, jika seperti ini Balon pemimpin Rohul, kemungkinan nanti setelah menangpun dikhwatirkan tidak punya kredebilitasnya, sebab sewaktu balon pun terlihat tidak pede dan ragu-ragu.

“Kalau sudah cukup 2 partai politik, kok harus daftar ke partai sana dan ke partai sini, itu nama ikut sana-ikut sini alias isis, kita takut terjadi calon tunggal, karena terkesan ingin memakan seluruh partai sehingga pilkada bubar, karena tidak mungkin calon tunggal,” paparnya.

Terangnya, kemungkinan penyebab terjadinya seperti ini, akibat takut tidak direstui pimpinan partai politik dari pusat, sehingga didaftar semua partai politik, ini kedepan bisa merepotkan survay seluruh partai. Sebab para balon ada di masing-masing partai politik yang ada.

Sekda Ingatkan SKPD Ekstra Hati-Hati Gunakan Anggaran

Agar tidak terjdinya permasalahan hukum dalam penggunaan dana APBD Rokan Hulu tahun 2015, masing-masing Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohul diminta ekstra hati-hati dalam mengelola dan menggunakannya.

Tentunya, dalam menggunakan anggaran daerah itu, SKPD harus mengacu pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku. karena setiap anggaran yang dikeluarkan itu, apapun nama kegiatannya harus dipertanggungjawabkan dengan baik. “Saya ingatkan SKPD, kelola dan gunakanlah anggaran yang sudah ditetapkan itu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Lebih ektra hati hati dalam penggunaanya dan harus bisa dipertanggungjawabkan.Kita yakin masing-masing SKPD bisa bekerja dengan baik,” ungkap Sekda Rohul Damri Harun MM saat memimpin apel pagi gabungan SKPD di halaman kantor bupati, Senin (11/5).

Dalam apel gabungan SKPD tersebut dihadiri, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Badan, Dinas dan kantor, Pejabat Eselon III dan IV serta ribuan PNS dan Tenaga Honorer dilingkungan Pemkab Rohul.

Menurutnya, saat ini pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah sangat ketat.Sebab apabila ada permasalahan keuangan, maka yang tetap menjadi tanggungjawab yang bersangkutan.

Karena, yakinlah bila yang bersangkutan bermasalah dalam penggunaan anggaran, maka orang lain tidak bisa membantu.Makanya, SKPD kelola keuangan itu dengan aturan yang berlaku.

Dalam Amanatnya, Sekda menyampaikkan setiap PNS dan tenaga honorer di lingkungan Pemkab Rohul wajib menerapkan disiplin. Untuk diketahui, disiplin yang harus dijalankan oleh pegawai, bukan saja masuk kantor dan keluar kantor melainkan dalam hal melaksanakan pekerjaan, tugas dan tanggungjawab dalam bekerja.

Selain itu, tambah Sekda, dispilin dalam melaksanakan keagamaan yang telah ditetapkan aturannya oleh pimpinan seperti, salat zuhur dan Ashar berjamaah, wirid pengajian rutin setiap rabu malam, sujud tilawah. Karena orang yang sukses itu berawal dari kedisiplinannya dalam segala hal. “Pegawai dan tenaga honorer Rohul harus professional dalam menjalankan tupoksinya. Mari tingkatkan kinerja aparatur dalam melayani masyarakat,” ucapnya.

Manajemen Arema Akan Mempertahankan Singo Edan

Manajemen Arema Cronus Indonesia Malang, menginginkan agar singo edan tidak bubar, meski kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2015 dihentikan dan kecil kemungkinan untuk dilanjutkan.

Menurut Sudarmadji, Media Officer Arema Cronus, penghentian Liga membuat manajemen Singo Edan, harus bekerja keras mencari solusi, agar tim yang sudah terbentuk tersebut tidak sampai bubar.

“Otomatis manajemen ya harus kerja keras cari solusi, biar gak sampai bubar,” ungkap Sudarmadji saat diwawancarai, Selasa(05/05/2015).

Pihak manajemen mempunyai gagasan untuk menghadirkan turnamen sendiri, demi mempertahankan eksistensi tim, dimana ide tersebut akan ditawarkan kepada para pemain.

Sudarmadji menambahkan, upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen tersebut, juga tidak lain untuk tetap memberikan motivasi kepada para pemain, agar tidak sampai tertekan dan tetap bisa bertahan.

“Upaya itu juga untuk memotivasi pemain, supaya mereka tidak sampai tertekan,” tambahnya.