IRT di Rokan Hulu Diduga Memiliki Ganja Seberat 1 Kg

Salah Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Rokan Hulu, diduga memiliki Narkoba jenis ganja, diamankan Santuan Polsek Ujung Batu, Kamis (11/2/2015) sekitar pukul 15.30 Wib.

Informasi ini disampaikan, Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung Yuwono, katanya, Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Tanah Datar Belakang Pasar Baru Kelurahan Ujungbatu telah dilakukan penangkapan terhadap seorang perempuan berinsial LAs

“Penangkapan itu dipimpin Kanit Reskrim Polsek Ujung batu AKP Adi Gunawan, terhadap pelaku seorang perempuan an Las (29) IRT, warga Kelurahan Kota Lama Kecamatan Kunto Darussalam yang diduga memiliki dan menguasai narkotika jenis daun ganja,” beber Pitoyo.

Dijelaskannya, adapun kronologis kejadian penangkapan sekitar pukul 14.00 Wib Kanit Reskrim Polswk Ujungbatu mendapat Informasi dari masyarakat kalau di Tanah Datar Belakang Pasar Baru Kelurahan Ujung batu akan dilaksanakan transaksi narkoba Jenis daun Ganja.

“Mendapat info tersebut selanjutnya Kanit Reskrim beserta anggota langsung melaksanakan lidik di lapangan dan sekitar pukul 15.30 Wib datang pelaku Las dengan mengendarai SPM Honda Supra X 125 BM 6250 MU dan membawa bungkusan dalam Plastik yang digantung di Stang Sepeda motor dan setelah diperiksa ternyata bungkusan tersebut berisikan narkoba jenis Daun ganja lebih kurang 1 Kg.

“Saat ini pelaku beserta Barang Bukti (BB) sudah diamankan di Polsek Ujungbatu guna dilakukan penyidikan lebih lanjut terhadap kasusnya,” pitoyo.

Tarif Listrik Indonesia Naik, di Malaysia Justru Turun

Menteri Energi Malaysia Maximus Ongkili mengumumkan bahwa tarif listrik di negara itu akan diturunkan mulai 1 Maret 2015, membuat konsumen dapat hemat hingga 45 ringgit Malaysia atau sekitar Rp160.000 per bulan.

Dilansir dari laman Malaysian Insider, Rabu, 11 Februari 2015, tarif baru mengalami pengurangan sebesar 2,25 sen per Kwh tapi hanya berpengaruh pada mereka yang pemakaiannya lebih dari 300 Kwh per bulan.

Penurunan tarif terjadi setelah Sekjen DAP Lim Guan Eng, Januari lalu, mendesak agar pemerintah menurunkan tarif listrik untuk mengurangi tekanan bagi masyarakat, akibat kenaikan harga barang.

Ketua sayap pemuda UMNO Khairy Jamaluddin, yang juga menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga, juga menyerukan hal senada, awal Februari lalu, terkait dengan turunnya harga minyak dunia.

Pada 14 Januari 2015, pemerintah menetapkan tarif listrik berjenjang tergantung pemakaian. Sebesar 21,8 sen atau sekitar Rp770 per Kwh untuk pemakaian 200 Kwh pertama, lalu naik menjadi 33,4 sen untuk 100 Kwh berikutnya.

Sementara untuk penggunaan 301-600 Kwh dikenakan tarif 51,6 sen per Kwh. Untuk 601-900 Kwh sebesar 54,6 sen dan menjadi 57,1 sen untuk pemakaian listrik lebih dari 900 Kwh sebulan.

Tarif listrik di Malaysia itu lebih rendah dari Indonesia, di mana tarif listrik bagi konsumen rumah tangga paling rendah adalah 1.145 per Kwh, lebih mahal daripada tarif untuk industri yang hanya Rp964 per Kwh.

Usai Komjen Budi jadi tersangka pegawai KPK ngaku sering diteror

Ketegangan antara KPK dan Polri mencapai babak baru. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengakui beberapa anak buahnya mendapat teror selepas menetapkan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka gratifikasi dan suap.

Bambang mengakui hal itu selepas membuka acara Festival Film Antikorupsi di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (11/2/2015). Menurut dia, teror disampaikan kepada penyidik serta tim hukum praperadilan KPK. Teror itu disampaikan dalam beberapa bentuk, baik melalui pesan singkat, ucapan langsung, surat kaleng, dan lainnya.

“Fakta-fakta terorizing itu memang sedang kita teliti lebih lanjut dan ini harus ditangani secara baik, hati-hati, supaya kasusnya bisa selesai,” kata Bambang kepada para pewarta.

Bambang menyatakan masih mengusut penyebar teror itu. Menurut dia, penyelidikan itu masih terus dilakukan secara diam-diam dan hati-hati supaya tidak menimbulkan keresahan.

“KPK sekarang sedang menangani kasus ini. Kami belum bisa sampaikan ke publik tapi mudah-mudahan dalam waktu sesingkat-singkatnya kita bisa jelaskan ke publik. Semua kasus seperti ini harus ditangani dengan hati-hati, kami tidak mau menuduh siapa-siapa,” ujar Bambang.

Arzetty Bilbina Sedot Perhatian Pelantikan PAW MPR

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengambil sumpah/janji lima anggota pengganti antarwaktu (PAW) masa jabatan tahun 2014-2019. Tiga anggota dari Fraksi PKB, satu anggota Fraksi Nasdem dan satu anggota Fraksi Demokrat menggantikan kolega mereka yang berhalangan.

Politisi mantan artis Arzetty Bilbina menjadi salah satu anggota MPR yang baru dilantik. Parasnya yang cantik tak pelak menjadikan dirinya sorotan para hadirin. Wanita berhijab itu mem-PAW koleganya di PKB Imam Nahrawi yang diangkat Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Pemuda dan Olah Raga. Mewakili Dapil Jatim I, kiprahnya dalam kancah politik nasional ditunggu masyarakat.

Dua rekan Arzetty, Arvin Hakim Thoha dan Yaqut Cholil Qoumas juga mem-PAW politisi PKB yang masuk ke Kabinet Kerja pemerintahan Jokowi. Arvin menggantikan Marwan Jafar, Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi. Sedangkan Yaqut mengisi posisi yang ditinggalkan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. Arvin ialah representasi PKB dari Dapil Jateng III, sedang Yaqut mewakili Jateng X.

Wakil rakyat perempuan dari Fraksi Demokrat Mukhniarty hadir sebagai anggota baru MPR menggantikan legislator Sutan Sukarnotomo yang meninggal dunia beberapa hari setelah pelantikan 1 Oktober 2014. Ia berasal dari Dapil Riau I.

Sementara itu, politisi Nasdem Ali Mahir menjadi penghuni Senayan menggantikan HM Prasetyo yang diangkat Presiden Jokowi menjadi Jaksa Agung. Ia mewakili Nasdem dari Dapil Jateng II.

Kok Bisa, Mobil Kotor Dilarang Masuk ke Kabupaten Ini

Mobil atau sarana angkutan lainnya menggunakan roda empat dan lebih, baik milik pribadi maupun perusahaan kondisinya kotor berlumpur dilarang memasuki Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

“Larangan ini sudah sesuai dengan peraturan daerah yang ada guna menjaga kebersihan serta keindahan kota,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Barito Utara, Elpi Epanop di Muara Teweh, Jumat (6/2/2015).

Menurut Elpi, selama ini banyak sekali terlihat mobil perusahaan yang kondisinya kotor, baik dari pertambangan batu bara, perkebunan maupun kehutanan, memasuki wilayah kota Muara Teweh.

Menurut dia, banyak sekali mobil yang diparkir dengan kondisi kotor dan banyak tumpukan tanah yang menempel pada roda kendaraan milik perusahaan tersebut.

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengambil tindakan menegur dan membina terlebih dahulu. Namun setelah itu akan diberlakukan sanksi sehingga memberikan efek jera pada pemilik sarana serta menjadikan wilayah kota tetap bersih.

“Kita harapkan pemilik mobil pribadi maupun perusahaan, harus membersihkan dulu kendaraannya yang berlumpur sebelum masuk kota,” katanya.