Pencarian Besar-besaran Dimulai Rabu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan setelah ditemukannya titik terang lokasi jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501, tim gabungan TNI, Polri dan Basarnas akan memulai pencarian besar-besaran Rabu (31/12) besok di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

“Lokasi sudah kita dapatkan,” kata presiden dalam jumpa pers di Bandara Juanda, Surabaya, Selasa (30/12).

Ditambahkan bahwa saat ini tiga kapal perang sudah berada di lokasi dan tetap melakukan pencarian, setelah ditemukannya serpihan-serpihan yang diyakini berasal dari pesawat jenis Airbus 320 milik AirAsia yang hilang tersebut.

“Besok akan dilakukan operasi pencarian besar-besaran, operasi gabungan untuk mencari pesawatnya, maupun penumpang dan awak pesawat,” kata presiden.

“Saya perintahkan untuk fokus pada evakuasi penumpang dan awak pesawat.”

Jokowi juga mengatakan sejumlah negara ikut membantu pencarian, termasuk Singapura, Malaysia dan Australia.

The Citizens Ditahan Imbang Burnley 2-2

Manchester City tertahan imbang 2-2 dari tamunya, Burnley, pada laga Premier League, di Etihad, Minggu (28/12/2014). Padahal, The Citizens sempat unggul 2-0 pada babak pertama.

Hasil tersebut membuat Manchester City gagal memangkas jarak dengan Chelsea. Pasukan Manuel Pellegrini tetap berada di urutan kedua dengan mengumpulkan 43 poin dari 19 pertandingan. Sementara Burnley tetap berada di posisi ke-19 dengan 16 poin.

The Citizens kembali bermain tanpa striker murni. David Silva dan James Milner bergantian menempati posisi penyerang Manchester City.

Meski begitu, Manchester City mampu tampil mendominasi. Pada menit ke-23, Silva mampu menceploskan bola ke gawang Burnley setelah menerima umpan silang Jesus Navas.

Memasuki menit ke-33, Manchester City berhasil menggandakan keunggulan. Sepakan jarak jauh Fernandinho melesak ke pojok gawang lawan tanpa bisa dihentikan kiper Tom Heaton. Babak pertama berakhir 2-0 untuk keunggulan Manchester City.

Dua menit babak kedua berjalan, Manchester City harus kebobolan dari tim tamu. Umpan Daniel Ings mampu diselesaikan George Boyd lewat tendangan yang mengoyak jala Joe Hart. Manchester City tetap memimpin 2-1 atas Burnley.

Namun, petaka Manchester City terjadi pada menit ke-81. Dari sebuah kemelut di kotak penalti tuan rumah, sepakan keras Ashley Barnes menghunjam deras gawang Manchester City. Skor menjadi 2-2 yang bertahan hingga pertandingan berakhir.

Chelsea Bagi Angka Dengan Southampton 1-1

Babak pertama berlangsung cukup menegangkan bgai Chelsea, menyusul permainan menyerang yang diperlihatkan sang tuan rumah, Southampton.

Formasi 4-3-3 yang dikedapnkan Ronald Koeman sungguh membuat Branislav Ivanovic dan Felipe Luis kedodoran.

Peluang pertama kemudian didapat sang ujung tombak Soton, Garziano Pelle. Berawal dari penetrasi ciamik Dusan Tadic di menit ke-13, kemelut yang dihasilkan berhasil menemui kaki sang Italiano. Sayang sepakannya masih melenceng di sisi kanan Thibaut Courtois.

Tekanan demi tekanan yang dilakukan The Saints akhirnya membuahkan hasil di menit ke-17. Lepas dari jebakan offside, Sadio Mane mampu mengonversi umpan manis Tadic yang melampaui kepala Gary Cahill dan John Terry.

Mane lantas melakukan bola chip untuk menaklukkan Courtois dan mengubah keadaan menjadi 1-0 untuk tuan rumah.

Tertinggal, Chelsea balik menekan. Performa Cesc Fabregas dan Nemanja Matic patut mendapat pujian karena benar-benar jadi otak serangan The Blues. Betul saja, karena nama pertama lantas jadi pemberi assist untuk gol penyama keadaan.

Memasuki masa injury time jelang turun minum, sodoran manis Fabregas sanggup dikejar Eden Hazzard yang dilanjutkan dengan melewati dua pemain, sebelum melepaskan tembakan penyama keadaan. Babak pertama pun berakhir imbang 1-1.

Dibabak kedua, baik kedua baik Chelsea maupun Southampton tidak lagi menambah gol, kedua harus puas berbagi angka.

Banjir di Malaysia Paksa 100.000 Orang Mengungsi

Sejumlah regu penyelamat berjuang mendatangkan makanan dan pasokan lainnya ke kawasan timur laut Malaysia yang terendam banjir, pada Sabtu (27/12/2014).

Sedikitnya lima orang tewas dan lebih dari 100.000 lainnya mengungsi akibat bencana tersebut.

Dari pantauan koresponden BBC di Kuala Lumpur, Jennifer Pak, banjir melanda beberapa daerah di Negara Bagian Kelantan, dekat perbatasan Malaysia-Thailand.

Parahnya banjir itu, jalan-jalan ke sana tidak bisa dilalui truk dan mobil sehingga satu-satunya moda transportasi ialah helikopter.

Salah satu kota yang paling parah terendam banjir ialah Kota Bharu. Tinggi air di sana mencapai atap-atap rumah.

Kondisi itu menyulitkan regu-regu penyelamat yang hendak mengantarkan bantuan makanan dan pasokan lainnya ke berbagai tempat pengungsian.

“Saya akui situasi ini menantang bagi regu penyelamat dan kami berupaya sebaik mungkin untuk memastikan makanan sampai kepada para korban,” kata Wakil Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin kepada harian the Star.

Di tengah bencana tersebut, foto-foto Perdana Menteri Najib Razak yang tengah bermain golf bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Hawaii muncul di media massa Malaysia.

Meski Najib disebut-sebut mempersingkat kunjungannya ke Hawaii dan akan mengunjungi Negara Bagian Kelantan, Sabtu (27/12/2014), sejumlah warga Malaysia telanjur marah.

“Saya berang dengan mereka (pemerintah). Kami tidak peduli dengan politik mereka. Kami hanya ingin pemerintah melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan dan menolong kami,” kata Farhana Suhada, salah seorang warga yang memadati tempat pengungsian di luar Kota Bharu, kepada kantor berita AFP.

Sembari mendekap bayinya yang berusia enam bulan, perempuan berusia 28 tahun itu mengaku kesulitan makanan.

“Untuk sarapan, saya hanya punya tiga biskuit dan teh. Air tidak cukup dan tiada makanan untuk bayi saya,” ujar Farhana.

Dia terpaksa meninggalkan rumahnya empat hari lalu setelah air meningkat hingga nyaris mencapai lehernya.

“Saya kehilangan segalanya. Rumah saya, mobil, dan motor rusak parah,” katanya di antara 200 orang yang memadati sekolah dua tingkat yang menjadi tempat pengungsian.

Farhana tidak sendirian. Diperkirakan lebih dari 100.000 orang meninggalkan rumah mereka akibat banjir di kawasan timur laut Malaysia.

Jumlah itu ditengarai akan membengkak mengingat hujan akan terus mengguyur Negara Bagian Kelantan, Terengganu, dan Pahang dalam beberapa hari mendatang.

Misa Natal Malam, Paus Fransiskus Berpesan Dunia Butuh Kelembutan

Paus Fransiskus meminta setiap orang untuk memperluas empati terhadap keluarga dan teman yang memiliki masalah. Dalam misa tengah malam yang diselenggarakan di Basilika Santo Petrus, Vatikan, pemimpin tertinggi umat Katolik ini juga mengatakan, dunia “membutuhkan kelembutan” dan kehangatan.

“Apakah kita memiliki keberanian untuk menyambut dengan kelembutan dari masalah dan kesulitan yang dimiliki orang yang dekat dengan kita?” ucap Paus Fransiskus dalam misa yang dihadiri lebih dari 5.000 umat Katolik, seperti dikutip dari AFP.

“Atau apakah kita lebih memilih solusi dengan ketidakpedulian, yang mungkin efektif, tetapi tidak memiliki kehangatan Injil. Betapa dunia membutuhkan kelembutan hari ini,” ucapnya.

Paus asal Argentina ini mengenakan jubah putih berpadu hiasan berwarna emas saat memimpin misa tengah malam. Saat itu, Paus juga diapit oleh sejumlah kardinal yang melantunkan kidung Kalenda, nyanyian-nyanyian Gregorian tentang kelahiran Yesus Kristus.

Beberapa jam sebelum misa tengah malam, Paus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio ini sempat berbicara via telepon dengan pengungsi di Irak, yang menjadi korban pengusiran oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dia meyakinkan umat Nasrani yang berada di wilayah konflik di Timur Tengah bahwa mereka selalu berada di hati dan pikiran Paus selama Natal tahun ini.

“Saudaraku, saya dekat dengan kalian. Sangat dekat di hati saya,” kata Paus, seperti diucapkan salah seorang pengungsi kepada kantor berita Italia, AGI.

“Anak-anak yang tak bersalah, anak-anak yang tewas, anak-anak yang dieksploitasi… Saya juga memikirkan tentang kakek-kakek, tentang orang jompo yang menjalani hidup mereka dan sekarang harus menanggung beban berat ini,” tutur Paus.

Pada hari Senin kemarin, Paus juga telah mengirim surat panjang yang berisi dukungan kepada umat Nasrani di kawasan Timur Tengah. Dalam suratnya, Paus mendesak umat Nasrani untuk bertahan meskipun menghadapi keadaan sulit.

Dalam surat itu, Paus pertama dari ordo Jesuit ini juga menyebut ISIS sebagai “organisasi teroris dengan kekuatan yang tidak pernah bisa dipikirkan sebelumnya, melakukan sejumlah jenis pelanggaran… dan menyerang beberapa dari kalian (umat Nasrani) yang secara brutal telah diburu di tanah kalian, tempat di mana orang Kristen sudah berada sejak masa kerasulan”.